Kita ketika menggunakan sepeda motor di jalan raya wajib menggunakan helm sebagai salah satu perangkat keselamatan yang dapat mengurangi kita dari efek benturan apabila terjadi kecelakaan yang menimpa pada kita seperti tertuang dalam UU No. 22 tahun 2009
Pasal 106
(8) Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor dan Penumpang Sepeda Motor wajib mengenakan helm yang memenuhi standar nasional Indonesia.
Namun entah karena alasan apa, akhirnya banyak para pengguna sepeda motor yang lebih memilih untuk memangku helmnya daripada menggunakannya karena takut helmnya tergores.
Ada beberapa kemungkinan menurut MJ yang dia pikirkan dengan memangku helmnya yaitu:
- Takut kerudungnya rusak, jadi lebih baik rusak isinya apabila jatuh asal kerudungnya tidak rusak.
- Helmnya mahal jadi biar tidak tergores, makanya lebih baik rusak kepala daripada helmnya yang tergores.
Jadi buat apa bawa helm? Helm adalah pelindung kepala, bukan untuk dipajang, biarkan helm yang tergores asal kepala kita tetap selamat. Biarkan kerudungnya rusak asal kepalanya utuh terlindungi oleh helm yang sist.



klo pakai helm ga cantik, mukanya ga klihatan
itu mah karena males aja makenya
“deket om hihihihi.”
kemaren baru baca di koran, orang meninggal gara2 kepalanya kebentur trotoar, ga pake helm.
Karena ngga ada polisi…. padahal kan malaikat juga ngga liat ada polisi atau tidak yah….
betul sekali…..namanya Tuhan kalo mau manggil mah ngga liat ada polisi apa ngganya
Belum pernah ngerasain cium aspal makanya helmnya cuma di tenteng doang. coba kalo mikir kepala ga bisa dibeli pasti dia bakalan make tuh helm
Betul….. masih takut sama polisi daripada kepalanya rusak…..
serupa
http://setia1heri.wordpress.com/2012/03/05/kesadaran-pake-helm-dan-pak-polisi/
helm nya pinjaman mungkin, jadi bauu nya ga nahan.hehe.
Harga Ninja 250FI made in Cibitung
http://7leopold7.wordpress.com/2013/01/03/harga-ninja-250-fi-made-in-cibitung/
hihihihihihihihih…..